Jumat, 18 Juli 2008

Bersyukur

Photobucket
Assalaamu 'alaikum.
Jumat, 18 Juli 2008. Sudah lama terbesit dalam hati untuk memulai sesuatu yang baru, semisal membuat blog ini. Kiranya baru sekarang saya mempunyai kesempatan untuk merealisasikannya. Alhamdulillah segala Puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas segala nikmat dan hidayahNya yang telah diberikan kepada saya, dan kepada masing-masing anggota keluarga saya melalui para perantara hidayahNya yang tidak mungkin saya sebut satu per satu disini. Alhamdulillahi-robbil 'aalamiin. Jazaahumullahu khaira. Mudah-mudahan mereka (para perantara hidayah) mendapat balasan yang setimpal atas perjuangan menegakkan panji-panji Allah di muka bumi ini. Amiin yaa dzal jalaali wal ikram. Adapun nikmatullah terutama nikmat keimanan ini memang saya sadari merupakan satu nikmat yang paling saya rasakan berbeda diantara nikmat-nikmat kehidupan dunia yang lainnya. Nikmat iman dan Islam ini bagi saya merupakan suatu anugerah yang tiada tara nilainya, bukan hanya Lip Service, bukan hanya pemanis bibir saja. Saya tidak mau menguraikan rasa syukur ini terlebih luas lagi, karena ini hanya prologue dari tulisan-tulisan saya selanjutnya insya Allah. Selamat menikmati hidup, berbuatlah kebajikan bagi orang lain, dan kebajikan akan datang kembali kepadamu, insya Allah.

1 komentar:

Brain mengatakan...

Assalamualaikum pak Ustadz... kalo foto pake surban kayak saykh yang di Masjidil haram euy...
Btw, pak Ustadz istrinya sudah berapa???