Selasa, 19 Juli 2011

Adab Aqiqah

Bismillahirrahmaanirrahiim.

1. Aqiqah merupakan kurban hewan sejenis kambing yang ditujukan untuk menebus anak yang telah lahir. Sebab anak yang terlahir itu masih sebatas "gadaian". Selama belum ditebus menurut hukum islam, itu sama halnya sebagaimana ia belum menjadi anaknya. Sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam:









Setiap anak yang lahir itu sebagai gadaian. Adapun tebusannya disembelihkan kambing pada hari ketujuh. Dicukur, lalu diberi nama. (Rowahu Nasai, juz 7, hal 166).

2. Adapun kambing yang harus disembelih, untuk anak laki laki: 2 ekor, sedangkan untuk anak perempuan: 1 ekor. Sabda Rosullulloh shollallohu alaihi wasallam:







Sesungguhnya Rosul shollallohu alaihi wasallam perintah kepada mereka (sahabat) dari anak laki laki: 2 ekor kambing yang telah mencukupi keduanya. Dan bagi anak perempuan: 1 ekor. (Rowahu Tirmidzi, Abwaabul Adh-hiyah).

3. Bagi anak laki laki, bilamana tidak mampu menyembelih 2 ekor kambing, maka 1 ekor pun diperbolehkan. Sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam:








Sesungguhnya Rosululloh shollallohu alaihi wasallam meng-aqiqahi Hasan bin Ali: 1 ekor kambing, dan untuk Husain bin Ali: 1 ekor kambing. (Rowahu Bayhaqi).

4. Adapun ketentuan hari aqiqah adalah tatkala usia bayi 7, 14, 21 hari. Sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam:








Adapun Aqiqah itu disembelihkan kambing pada hari ketujuh, empat belas, atau dua puluh satu. (Rowahu Thobroni).

5. Bilamana pada hari hari yang ditentukan itu belum mampu menunaikan aqiqah, maka kapan saja ia mampu. Sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam:








Sesungguhnya Rosululloh shollallohu alaihi wasallam meng-aqiqahi dirinya sendiri setelah Beliau menjadi Nabiyulloh (diatas usia 41 tahun). (Rowahu Bayhaqi, Juz 9, Hal 300).

Sebagai catatan:

1. Hukum Aqiqah adalah wajib bagi mereka yang telah mampu.
2. Manfaat Aqiqah adalah: anak yang telah di-aqiqahi bisa memberi syafaat (menolong) kepada kedua orang tuanya. Dan doa-nya kepada kedua orang tuanya: amdhi (sampai).

DOA AQIQAH

Adapun doa khusus yang wajib dibacakan dalam prosesi Aqiqah itu tidak ada. Meski demikian, sesuai adab aqiqah, hal yang juga utama selain menyembelihkan kambing adalah mendoakan si bayi, orang tua si bayi, dan seluruh orang yang beriman pada umumnya. Hukum dalam mendoakan si bayi dalam prosesi Aqiqah ini adalah ibahah, bebas, namun dengan syarat, doa yang dilafaz-kan tidak mengandung kemusyrikan.

Adapun para ulama kita telah memilihkan doa yang sangat indah, yang dikutip dari al Qur'an dan al Hadits, sebagaimana berikut ini:











Sebagai catatan dari saya (penulis):

Agar tidak terjadi kerancuan dalam beribadah dan mendatangkan manfaat bagi diri Anda, silakan manqul (talaqqi) terlebih dahulu dengan para muballigh/ulama yang lebih mengerti ilmunya mengenai hal ini. Jazaakumullohu khoiro.

1 komentar:

Bang Bobbyy mengatakan...

Jazakallohukhoiro cak leg